Senin, 12 Maret 2012

Mengenal Sejarah Matematika



Diah Saputri
Matematika Swa 2010 / 10305144031

Berbicara mengenai sejarah matematika tidak lepas dari unsur-unsur yang mendukung atau menguatkan mengenai  sejarah matematika. Seperti halnya kita memahami diri kita sendiri maupun orang lain. Agar kita bisa memahami diri kita tentunya atau orang lain kita harus tahu mengenai sifat-sifat maupun karakteristik diri. Begitu pula dengan sejarah. Untuk mengetahui lebih jauh tentang sejarah kita harus paham akan dasar-dasar yang mengenai sejarah, yaitu seperti halnya kita mengetahui bagaimana ide dari sejarah terssebut agar menghasilkan produk yang bermanfaat.
Dalam kita membuat sebuah produk (hasil dari sejarah matematika) kita harus memiliki ide. Ide ini muncul dari segi ruang ataupun waktu. Apabila kita sudah mendapatkan ide yang akan kita kembangkan tentunya kita harus menyusun konsep dari ide tersebut. Konsep yang dibuat ini bertujuan agar sejarah yang kita buat tersusun secara terurut dan rapi, karena  sejarah matematika itu dari waktu kewaktu saling berkesinambungan, selain itu agar lebih menarik. Setelah konsep dari ide tersebut sudah tersusun dengan baik. Tentunya kita memikirkan metode apa yang akan digunakan untuk menyusun atau mengembangkan sejarah matemtika itu sendiri. Dengan metode yang sesuai dengan suatu hal yang akan diamati, nantinya akan menghasilkan produk atau pun hasil sejarah matematika yang runtut. Dimana metode yang paling sederhana yang dapat digunakan adalah pikiran kita sendiri. Dengan pikiran, kita dapat menuangkan apa yang kita pikirkan dan tentunya harus didasari dengan bukti atau data yang mendukung. Misalnya saja mengamati tentang artefac yang ditemukan, kita harus mengandalkan indra kita juga guna mengetahui unsur apa saja yang dapat kita gunakan untuk mengetahui umur artefac itu. Sejarah matematika modern saat ini dapat ditinjau dari bukunya, karena buku yang satu kan berkaitan dengan buku yang lain. Hal ini karena ada interaksi bagaimana temuan itu bermanfaat. Ide inilah yang menjadi subyek dalam penelitian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar