Oleh: Diah Saputri
(Matematika Swadana 2010 / 10305144031)
(Referensi buku Men Of Mathematic By
E.T Bell)
Buku man of mathematics ini, memberikan
pengetahuan akan kehidupan dan hasil penemuannya mulai dari matematikawan Zeno
sampai matematikawan Cantor. Disini saya akan mereview apa yang ada dalam buku
tersebut. Dalam buku tersebut dijelaskan pula bahwa seorang yang menjadi
matematikawan bukan hanya orang yang
mempelajari metematika, tetapi orang yang mampu mencetuskan ide dalam
matematika yang kini dapat berpengaruh.
Zeno (495-435 SM), merupakan matematikawan
yang berasal dari Elea dan berpengaruh bagi filsafat, ia mengemukakan 6
paradoks yang sulit dipecahkan oleh matematikawan lain, dan baru terpecahkan
hampir 2000 tahun kemudian. Dari enam paradoksnya, yang paling terkenal adalah
paradoks lomba lari Achiles dan kura-kura yang nantinya akan dipecahkan oleh
Cantor, paradoks yang lain yaitu Dikhotomi (perulangan pembagian menjadi dua), anak
panah, stadion, paradoks tentang tempat, paradoks tentang bulir gandum.
Eudoxus (408-355 SM lahir di Cnidus, ia merupakan pengikut
Phytagoras, ia mempelajari teori angka dan teori musik. Dia merupakan teman
sekaligus murid Plato dan ia mengikuti kuliah Plato di akademi Plato. Secara
teknis Eudoxus bukan seorang matematikawan, tetapi Plato menyebutnya “pencipta
matematikawan”. Ia menemukan “metode makin lama makin kecil” untuk menghitung
luas bentuk-bentuk geometri serta menemukan metode logika yang digunakan untuk
menghitung luas dan volun. Ia juga menciptakan teori tentang planet.
Archimedes
lahir di Syracuse, yang menciptakan metode umum untuk menemukan luas bidang
datar lengkung dan volume yang dibatasi oleh permukaan melengkung, dan
mengaplikasikan metode ini Yo kasus khusus, termasuk lingkaran, bola, setiap
segmen dari parabola, daerah tertutup antara dua jari-jari dan dua whorls
berturut-turut dari spiral, segmen bola, dan segmen
permukaan yang dihasilkan oleh revolusi persegi panjang (silinder), segitiga
(kerucut), parabola (paraboloids), hiperbola (hyperboloids), dan elips
(spheroids) tentang sumbu utama mereka. Dia memberikan metode untuk menghitung _
(lingkar rasio lingkaran dengan diameternya), dan _ tetap sebagai terletak di
antara 3 1/7 dan 3 10/17, ia juga memberikan metode untuk mendekati ke akar
persegi
Rene Descartes dulunya merupakan orang
yang senang berjudi yang pada akhirnya ia menjadi prajurit Pangeran Maurice
dari Orange. Awal Descrates serius mempelajari matematika tetapi atas dorongan
Isaac beeckman ia mulai menekuni matematika. Descrates menemukan bahwa persamaan
linear mempunyai persamaan umum ax +by+c=0 dimana a,b,c konstanta, yang dapat
dijabarkan dalam persamaan aljabar. Ia juga dapat mengekspresikan persamaan
aljabar dalam bentuk geometri. Peranannya dalam filsafat melalui
aksioma-aksioma, yang meletakkan pilar bagi pengembangan matematika dikemudian
hari.
Piere de Fermat ia merupakan penemu
koordinat dari garis lengkung, serta teorema yang lebih dikenal dengan Teorema
Terakhir Fermat. Fermat juga mengembangkan metode untuk menentukan maxima,
minima dan tangents untuk berbagai kurva yang setara dengan diferensiasi.
Pascal lahir di Clermot, pascal tidak
sekolah tetapi diajar oleh ayahnya sendiri. Dan ternyata diluar dugaan ayahnya
Pascal tertarik mempelajari geometri dan ia belajar sendiri sampai pada suatu
saat teman Eteinne memberi kado Pascal buku Elemant dari Euclid. Pada usia 18
tahun ia juga membuat mesin hitung yang diberi nama Pascaline untuk membantu
ayahnya menghitung penerimaan pajak. Mesin ini dapat digunakan untuk melakukan
operasi tambah, kurang, perkalian dan pembagiandan berencana menghitung akar
bilangan. Pada umur 13 tahun ia menemukan segitiga Pascal. Dan pada umur 16 ia
menemukan teorema Pascal. Ia dan Fermat juga menemukan Teori Probabilitas
melalui judi, seperti halnya Cardano. Dalam bidang fisika, Pascal memberi
beberapa sumbangsih teristimewa dalam bidang hidrostatik.
Isaac Newton mulai mempelajari
matematika dan teori optik ketika dibawah bimbingan Isaac Barrow. Ia
mengembangkan metode sitematis untuk menyelesaikan problem tangen dan inilah
awal mula penemuan kalkulus, yang kemudian cara tersebut disebut penyelesaian
diferensial. Ia juga menemukan hukum tentang gaya yang dapat menjelaskan
fenomena alam, yang kemudian disebut dengan hukum Newton. Newton menemukan
beberapa teorema dalam ilmu matematika. Salahsatunya adalah Teorema fundamental
kalkulus , newton mengatakan bahwa terdapat hubungan atau ‘kebalikan’ antara
kalkulus integral dan kalkulus diferensial.
Gottfried Wilhelm Leibniz merupakan anak
seorang profesor filsafat moral. Dibawah bimbingan Erhard Weigel ia mulai
memahami pentingnya pembuktian matematika terhadap logika dan filsafat. Bukan
hanya Weigel saja yang memberi pengaruh pada Leibniz tetapi juga Huygens.
Leibniz juga merupakan salah satu matematikawan yang menemukan kalkulus meski agak
berbeda dengan Newton atau dapat dikatakan menyempurnakan penemuan Newton. Ia
juga mengenalkan sistem bilangan berbasis dua dan membuat mesin hitung yang
merupakan penyempurnaan buatan Pascal. Leibniz menerima gelar sarjana dari
Universitas Leipzig tahun 1663 pada usia tujuh belas dengan esai megah bayangan
salah satu doktrin dari filosofinya yang matang. Leibniz menerima gelar
dokter dari Universitas Altdorf untuk esai tentang metode baru pengajaran hukum.
Bernoulli merupakan keluarga Protestan,
semua keturunannya menajdi seorang matematikawan. Beberapa diantaranya adalah Jacob
I yang menguasai kalkulus versi Leibniz dengan belajar sendiri. Sejak tahun
1687 sampai wafatnya dia menjabat sebagai profesor matematika di Basle. Dia
mengembangkan kalkulus yang tidak disentuh oleh Newton maupun Leibniz dan
menerapkannya untuk menyelesaikan problem-problem baru dan sangat penting bagi
perkembangan kalkulus. Kontribusinya juga pada bidang geometri analitik, teori
probabilitas, dan Variasi Kalkulus yang paling penting. Kelak, karya-karya
Jacob I ini diteruskan oleh Euler, Lagrange dan Hamilton.. Ia juga menemukan
teori komet. Johannes I, bersama Jacob I
ia mengembangkan kalkulus. Johannes juga menulis teori tentang gelombang
laut, teori matematika tentang pelayaran.
Jasa keluarga bernoulli bagi pekembangan matematika begitu banyak yaitu
mengenai teori probabilitas, pengembangan kalkulus untuk aplikasi bidang ilmu,
prinsip hidrodinamik, deret Bernoulli. Johannes I, ia memulai karir sebagai
seorang doctor bidang obat-obatan/kedokteran.
Euler lahir di Swiss Ia terkenal dengan
karyanya dibidang kalkulus, astronomi dan dinamika fluida. Euler membuat
kontribusi penting untuk beberapa bidang ilmu termasuk dinamika fluida, teori
orbit bulan (pasang surut), mekanik dan "matematika teori investasi".
Mungkin karyanya yang paling mengesankan adalah pendekatan dari masalah tiga
tubuh matahari, bumi dan bulan, yang diselesaikan sementara benar-benar buta
dan melakukan semua perhitungan di kepalanya. Di antara upaya yang lain
adalah bukti dari teorema terakhir Fermat untuk kubus dan paha depan,
penggunaan kalkulus dalam mekanika dan perhitungan log untuk angka negatif dan
imajiner.
Joseph Louis Lagrange (1736-1813) mulai
tertarik pada matematika ketika mempelajari katya Halley. Karya Lagrange adalah
Analitik Mekanik yang dibuat sejak umur 19 tahun. Selain itu ia
menggabungkannya variasi-variasi kalkulus
dengan mekanika. Metode yang kemudian dikenal dengan sebutan persamaan
Lagrangian. Saat berumur 23 ia mengaplikasikan kaukulus differensial kedalam
teori probabilitas. Ia lebih hebat dari Newton dengan mencetuskan teori
matematika tentang bunyi, membawa teori ini untuk sistem mekanik dari
partikel-partikel elastik, dengan memperhatikan pola perubahan
partikel-partikel di udara dalam satu garis lurus dengan memberi getaran
sejajar ruang antara pertikel dan partikel. Pada tahun 1795, Ecole
Politechnique dibuka dengan Lagrange merupakan profesor pertama dan mengajar
matematika. Ketika mahasiswanya mengalami kesulitan dengan konsep infiniti
besar atau kecil, tanpa cara Leibniz atau Newton, ia membuat dua karya, Theory
of Analytic Functions (1797) dan Lessons in the Calculus of Functions (1801).
Kedua karya ini memberi ilham pada Cauchy untuk penyempurnaan kalkulus. Karya
penting Lagrange selama periode revolusi adalah menetapkan desimal (angka
berbasis sepuluh) sebagai sistem metriks (kalibrasi) untuk berat dan panjang.
Piere
Simon Laplace (1749-1827) belajar matematika di akademi militer di Beaumont.
Mecanique celeste merupakan karya besarnya yang mengacu kepada karya-karya
orang lain digabungkan dengan sentuhan dari dirinya. Ketika ia berumur 24 tahun
(1773), dia mampu membuktikan bahwa jarak antara planet-planet dengan matahari
bervariasi tergantung pada periode, ia juga mengembangkan teori potensial.
Gaspard Monge merupakan bapak “geometri
diferential’ karena ia mengenalkan pertama kali kurva garis pada permukaan tiga
dimensi. Mengenalkan proyeksi dua bidang untuk menggambar garis obyek-obyek
padat. Joseph Fourier lahir di Auxerre. Ia terkenal dengan penemuan deret
Fourier, serta ia membuat teori tentang panas. Selain itu ia mengembangkan
matematika murni dan terapan.
Carl Friedrich Gauss lahir di Brunswick.
Pemilahan dengan menggunakan sistem bilangan, statistik dan teori probabilitas
lewat penemuan kurva lonceng adalah dua prestasi sangat penting yang mampu
dicapai oleh Gauss. Dasar-dasar yang ditetapkan Gauss dalam matematika banyak
memberi dampak bagi perkembangan matematika setelah dia meninggal. Salah
satunya adalah geometri non-Euclidian yang kelak mendasari teori relativitas
Einstein setelah lewat sentuhan Riemann, Lobachevski dan Bolyai.
Agustin Louis Caucy mampu meletakkan
dasar analisis bilangan riil dan bilangan kompleks, permutasi dan kombinasi
serta determinan yang melengkapi khazanah matematika.Carl Gustav Jacob Jacobi
lahir di Postdam. Ia lah yang menjabarkan fungsi-fungsi elips, sehingga pada
masa setelah Jacobi fungsi trigonometri dikaitkan dengan integral mulai banyak
digunakan.William Rowan Hamilton menemukan analisis vektor atau yang sering
disebut aljabar vektor.Evariste Galois merintis penyelesaian
persamaan-persamaan aljabar untuk pangkat lebih dari empat serta menemukan
teori kelompok.Ernst Eduard
Kummer (29 Januari 1810-14 Mei 1893) ia berusaha membuktikan teorema terakhir
Fermat tetapi ia tidak berhasil membuktikan teorema fermat untuk semua bilangan
prima. Karya terbaiknya adalah dalam teori bilangan. Sedangkan karya Dedekind
yang terkenal adalah teori irasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar