Jumat, 27 Januari 2012
Jumat, 06 Januari 2012
HELPING TEACHER TO DEVELOP MODEL FOR SECONDARY MATHEMATICS TEACHING: Action Research of Indonesian Secondary Mathematics Teaching Oleh: Marsigit
Kesimpulan membaca:
Oleh: Diah
Saputri
Penelitian memberikan kesempatan pada guru untuk mengembangkan model mengajar agar mampu
meningkatkan kualitas pengajaran matematika.
Dalam meningkatkan pengajaran matematika
dengan mengembangkan alat bantu pengajaran dan guru
dapat memfasilitasi berbagai kebutuhan
kompetensi akademik siswa melalui pengembangan "pekerjaan-lembar" untuk siswa,
kegiatan diskusi, pembelajaran dalam kelompok, membimbing siswa, dan mengembangkan skema untuk komunikasi antara kelompok-kelompok,
mendorong siswa untuk menjadi pembelajar aktif , mengintensifkan dan pemantauan tugas siswa
dan homeworks, mempromosikan
diskusi
Kamis, 05 Januari 2012
Developing ICT for Primary and Secondary Mathematics Teacher Professional Development: The Use of VTR in Lesson Study Oleh: Marsigit & Ida Supadmi
Kesimpulan membaca:
Oleh: Diah
Saputri
Guru merasa bahwa mengajar matematika dengan VTR
merupakan model yang baik dalam mengajar, tetapi diperlukan sosialisasi
kebeberapa daerah agar guru-guru lain dapat memanfaatkannya. Namun mereka
merasa bahwa tidak mudah untuk menerapkannya. Serta masih ada beberapa kendala untuk melaksanakan
itu yaitu
kurangnya waktu bagi guru
untuk mempelajari, kesiapan siswa, batas anggaran,
kurangnya fasilitas
pendidikan. Akan tetapi para
guru menyatakan bahwa mereka optimis mampu
menerapkan
model pengajaran mengajar dan mengembangkan
persiapan
pelajaran. Mereka menyarankan bahwa untuk melaksanakan model pengajaran yang
baik, mereka perlu
untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengajaran. Guru
juga menyatakan bahwa mereka akan mengembangkan diskusi dan demonstrasi. Yang
paling sulit untuk menerapkan model ini seperti praktek mengajar adalah
tentang alokasi waktu. Para guru berharap bahwa sekolah-sekolah dan pemerintah mendukungan profesional mereka untuk mendapatkan pelatihan,
untuk berpartisipasi dalam konferensi, untukberpartisipasi di klub guru. Para
guru merasa bahwa di klub guru mereka
dapat
membahas dan mengembangkan rencana pelajaran dan lembar kerja siswa.
Minggu, 01 Januari 2012
Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan Untuk Kelas 1 SMP/MTS Oleh : Marsigit
Concluding Remark
By: Diah Saputri
To compare fractions with
same denominator simply
comparing a numerator, if the numerator is greater then the fractions is also greater. If the denominator is not
equal then the denominator must find the KPK.
Example:
Since
the denominator is the same then lived
comparing the numerator. So we find
.
If the fractions whose
denominators the same sort,
then sort the fractional
residence based on the numerator. But if the fragments to be sequenced have different denominators
then first have to determine the worth of his
pieces like equating
the denominator by finding the KPK from the
denominator.
Example:
we find that the KPK from the denominator of 3, 4,10 is 60 then obtained
we find that the KPK from the denominator of 3, 4,10 is 60 then obtained
2
/ 3 equivalent
of 40/60
3 / 4 equivalent of 45/60
2 / 10 equivalent to 12/60
So the order of fractions of the smallest is 2 / 10, 2 / 3, 3 / 4
3 / 4 equivalent of 45/60
2 / 10 equivalent to 12/60
So the order of fractions of the smallest is 2 / 10, 2 / 3, 3 / 4
Langganan:
Komentar (Atom)